Perusahaan harus mengoptimalkan penggunaan sumber dana internal sebelum memutuskan untuk menghimpun dana eksternal, Teori Packing Order (Myers 1984).
Perspektif Packing Order Theory
Dalam penelitiannya, Myers dan Majluf mengembangkan pecking order theory sebagai suatu teori alternatif keputusan pendanaan perusahaan., dimana perusahaan akan berusaha mendanai investasinya berdasarkan urutan resiko. Adapun terdapat tiga sumber pendanaan dalam perusahaan, yaitu laba ditahan, hutang dan ekuitas.
Tingkat kompleksitas untuk menghasilkan keputusan yang tepat dalam menciptakan anggaran modal dan struktur modal yang optimal memaksa perusahaan untuk lebih peka terhadap kegiatan penghimpunan dana.
Initial Pubic Offering (IPO)
IPO pada perusahaan bisa berujung pada sebuah kesuksesan besar maupun kegagalan. Investor merupakan faktor kunci dalam aktifitas Initial Public Offering, sebagai pemberi dana dapat berpengaruh langsung terhadap kemajuan ataupun kemunduran sebuah perusahaan.
Bagi suatu perusahaan (Emiten) IPO secara finansial merupakan sarana untuk memperoleh modal untuk pengembangan bisnis perusahaan dan sarana lainnya sebagai parameter bahwa perusahaan tersebut telah menjalankan keterbukaan dalam pengelolaan perusahaan yang dampaknya dapat memperoleh citra perusahaan.
Salah satu Perusahaan di nilai gagal dalam melakukan IPO adalah PT. Garuda Indonesia. PT Garuda Indonesia (Persero) menawarkan harga saham Rp750-1.100 per unit. Dan jumlah saham perdana yang dilepas sebanyak 28,93 persen dan 7,54 persen divestasi saham milik PT Bank Mandiri Tbk di Garuda. Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk ditutup melorot ke Rp 620 dari harga perdana Rp 750 atau turun sekitar 17,33 persen, tepat pada hari pertama pencatatan di Bursa Efek Indonesia, Jumat pekan lalu. Dari total saham yang ditawarkan sebanyak 6,335 miliar saham, 3,008 miliar saham atau setara dengan Rp 2,25 triliun di antaranya harus diserap oleh para penjamin pelaksana emisi (joint lead underwriters) yang notabene anak perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Total saham Garuda yang ditawarkan adalah 6,33 miliar lembar saham dengan total dana yang dihimpun Rp 4,75 triliun. Dengan melorotnya harga saham Garuda maka pemerintah sendiri yang pada akhirnya harus membeli saham Garuda .


0 Response to "INVESTOR TARGET PENGEMBANGAN BISNIS USAHA PERUSAHAAN "
Posting Komentar