CHANGING TECHNOLOGY – CHANGING MINDS
“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others.” - Jack Welch.
Ekonom Klaus Schwab (2016) menyebut masyarakat dunia sedang berada di ambang revolusi industri keempat. Era ini ditandai dengan berkembangnya teknologi nano dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Bahkan lebih jauh lagi, umat manusia sedang bersiap memasuki era genetic editing. Ketiga hal itu akan membuat kehidupan manusia benar-benar memasuki fase baru yang penuh kejutan.
Berhasil tidaknya suatu bisnis dalam jangka panjang, sangat tergantung kepada visi dari perusahaan, apakah bisa mengantisipasi perubahan pasar dan mengikuti dan bahkan memimpin arus perubahan selera pasar atau tidak. Siap tidak siap, dunia terus berubah, kita sendiri harus terus berubah, tentu saja ke arah yang lebih baik dan lebih positif.
Nothing is Imposible bisa jadi semacam energi motivasi didalam dunia teknologi informasi. Semua menjadi mungkin dengan teknologi informasi. dan Perkembangan Teknologi Informasi Supply Chain Management menjadi semakin cepat.
Penggunaan Teknologi Informasi di dalam bagian Supply Chain Management merupakan hal mutlak diterapkan. Percepatan dan kecepatan yang sangat diharapkan mengiring Perkembangan Teknologi Informasi Supply Chain Management.Perkembangan Teknologi Informasi Supply Chain Management, dilakukan dengan dua proses, yang pertama adalah dengan proses Pull Technology dan Push Technology.
Pull Technology perkembangan teknologi informasi diadopsi dari proses yang berjalan di lapangan. Push Technology, Teknologi Informasi terkini melalui proses kreatifitas menghasilkan temuan baru, ataupun inovasi dari yang sudah ada.
Inovasi secara nyata untuk menjawab tantangan menjadi peluang bisnis yang memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Strategi-strategi pengembangan harus selalu mengacu kepada antisipasi perubahan selera pasar Tentu saja dalam menghadapi arus perubahan itu, terkadang banyak individu di dalam organisasi yang tidak siap menghadapi perubahan bisnis dan organisasi. Untuk itu perlu adanya persiapan jangka panjang, dari mulai mempersiapkan orang-orang yang akan menjadi agen perubahan di dalam organisasi, kesediaan para pimpinan perusahaan termasuk komisaris dan pemilik bisnis untuk mengawal dan menjadi pemimpin arus perubahan, hingga fase persiapan perubahan itu sendiri dari mulai pengenalan, penyebaran pengaruh, implementasi hingga sampai ke tahap perubahan itu sendiri.
Dan membangun tradisi inovasi ada sejumlah persoalan yang musti diatasi dari pangkalnya. Sebab, riset tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan, infrastruktur, dan keuangan. Variabel kebudayaan, sosiologis, dan mentalitas juga memiliki pengaruh yang besar. Ketiga hal itu bahkan kerap lebih sulit diatasi karena kompleks dan bersifat irreversible.
Para staf perusahaan sebagai aset terbesar. Dan keberhasilan yang dihasilkan oleh para staf adalah awal dari keberhasilan perusahaan. Maka dibutuhkan tim yang terdiri dari para staf inovatif sebagai pondasi kuat untuk menciptakan sebuah inovasi bisnis,pembentukan staf yang inovatif wajib,dan peran seorang pemimpin dibutuhkan.
Jack Welch dalam kutipannya diawal tulisan di atas, ketika menjadi seorang pemimpin wajib bagi Anda untuk merangkul dan membantu perkembangan orang-orang di sekitar Anda. Dua hal tersebut dapat diwujudkan dengan cara memotivasi mereka untuk terus melakukan hal yang terbaik.
Berikut adalah tiga cara motivasi untuk membantu staf terus melahirkan inovasi bisnis.
1. Fleksibilitas - Satu cara untuk membuat mereka lebih fleksibel dalam mengeksplor.
2. Transparansi - Staf terbaik akan bekerja keras dan berkomitmen lebih pada perusahaan ketika mengerti apa peran dan tugas mereka.
3. Menangkan hati mereka - Pekerja akan lebih produktif ketika mereka bahagia.
Bagi para staf terbaik, sebuah kesempatan untuk berimprovisasi menjadikan suatu energy sebagai sebuah peluang yang berharga bagi mereka untuk berkembang. Mereka adalah para pekerja yang selalu haus akan tantangan untuk melepaskan potensi dan talenta mereka.
Staf tidak selalu mengetahui sebenarnya ada dalam pemikiran pemimpin mereka. Di situlah transparansi dalam lingkungan kerja diperlukan. Mereka akan dengan mudah mengetahui apa esensi dalam visi perusahaan. Dan dengan mudah memberikan ide, kontribusi, bahkan inovasi bisnis yang dapat mendukung terwujudnya visi perusahaan.
Cara motivasi yang satu ini akan sangat membantu mereka untuk mengerti apa yang sesungguhnya bisa mereka berikan untuk perusahaan. Intinya, sebuah transparansi dapat membuat para staf merasakan sebuah rasa memiliki atau sense of belonging yang kemudian memudahkan mereka untuk lebih leluasa membuat perubahan bagi perusahaan ke arah yang lebih baik.
Seorang pemimpin harus mampu memenangkan hati para stafnya sebagai motivasi,tidak dapat dipungkiri, staf yang bahagia akan memberikan aura positif bagi sekitarnya, dan itu akan berdampak pada keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan.
Membuat staf bahagia bias dengan memberikan apresiasi atas kerja kerasnya. Sebuah studi menunjukkan, apresiasi tersebut juga tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi juga bisa menambah kinerja sistem imun yang memberi pengaruh baik pada kesehatan.
Dalam memimpin dan mengembangkan sebuah perusahaan, sangatlah penting untuk terus berkolaborasi menciptakan inovasi bisnis bersama dengan para staf. Karena itulah, peran Anda sebagai pemimpin sangat dibutuhkan untuk terus memotivasi mereka.
Dan ada kalanya mengalami kebuntuan dan membutuhkan saran dari orang di luar lingkup perusahaan.Lebar dan luaskan jaringan bisnis, sehingga saat mengalami hal tersebut Anda akan mudah mendapatkan solusi dari hasil diskusi bersama para pelaku bisnis lainnya.
Jadi, jangan ragukan kekuatan ucapan “terima kasih” agar para staf merasa dihargai keberadaannya, sehingga mereka akan terus terpicu untuk melahirkan inovasi bisnis dalam pekerjaannya.
Semangat inovasi, reformasi, dan kreatif yang berpijak pada pembangunan sumber daya manusia yang andal sangat dibutuhkan di tengah arus perubahan yang berlangsung begitu cepat, bahkan jauh lebih cepat dari perkiraan siapa pun. Siapa yang tidak mau berubah akan punah.
by: Enggal Ady Irmawan
Grounded Car Terminal Indonesia
31/03/2018




0 Response to "CAR TERMINAL INDONESIA VISION 2030"
Posting Komentar